Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
BNPB utamakan perbaikan tanggul jebol di Bekasi, cegah banjir susulan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 10:06:51【Resep Pembaca】819 orang sudah membaca
PerkenalanTanggul sementara dari karung berisi pasir yang dipasang tim petugas gabungan untuk mengantisipasi b

BNPB telah menyalurkan bantuan material berupa 150 kubik pasir dan 5.000 geobag untuk perbaikan tanggul sementara di wilayah terdampak
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan perbaikan tanggul jebol di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk mencegah banjir susulan setelah genangan di sejumlah wilayah mulai berangsur surut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu, mengangakan perbaikan tanggul menjadi langkah utama pada masa transisi darurat menuju pemulihan pasca-banjir.
“BNPB telah menyalurkan bantuan material berupa 150 kubik pasir dan 5.000 geobaguntuk perbaikan tanggul sementara di wilayah terdampak,” kata Abdul Muhari.
Baca juga: 3.548 warga Kabupaten Bekasi terdampak banjir
BNPB mengkonfirmasi banjir yang sempat melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Bekasi itu sejak Jumat (31/10) kini hanya tersisa di Kecamatan Sukatani.
Tim gabungan yang terdiri atas BPBD, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Lingkungan Hidup, dan Kodim 0509 Bekasi, masih bekerja di lapangan.
Selain memperkuat tanggul, BNPB juga menurunkan dua alat berat untuk mempercepat pembersihan material lumpur dan memperlancar aliran sungai. Dari BBWS, enam alat berat tambahan dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi sungai.
Baca juga: Tujuh kecamatan di Bekasi terendam banjir luapan Kali Cikarang
Abdul Muhari menyebut upaya pembersihan dan penguatan tanggul dilakukan bersamaan dengan distribusi bantuan logistik dan peralatan kebersihan untuk warga terdampak.
“BNPB memastikan dukungan logistik, seperti makanan siap saji, selimut, matras, tenda keluarga, dan hygiene kit,terus disalurkan hingga situasi benar-benar pulih,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi hujan deras di hulu serta melapor segera jika ditemukan kerusakan tanggul atau aliran sungai yang tersumbat.
Baca juga: Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir
Suka(99795)
Sebelumnya: Stafsus: MBG
Selanjutnya: Dari Qatar ke Cinere, Brian pilih memasak MBG demi senyum anak
Artikel Terkait
- BPKN wajibkan pelaku usaha patuhi regulasi keamanan pangan
- 50 korban kebakaran rumah di Tambora Jakbar mengungsi
- Kemendukbangga serukan sinergi atasi stunting lewat Program Genting
- Pimpinan MPR dukung penanganan krisis iklim jadi prioritas nasional
- Kemnaker mulai buka pendaftaran peserta Magang Nasional Batch 2
- Mesir kirim konvoi bantuan ke Gaza usai kesepakatan gencatan senjata
- Pesawat Smart Air tergelincir di Papua Pegunungan
- Timnas Indonesia seperti “singa yang tertidur”
- Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO
- BI: Penjualan eceran pada September 2025 diprakirakan meningkat
Resep Populer
Rekomendasi

Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf

Mentan programkan hilirisasi kelapa, ngak ada lagi ekspor gelondongan

Penggunaan ekspresi dan suara penting dalam melatih anak berinteraksi

Mengatasi sentimen negatif isu beras dan membangun ketahanan pangan

CORE: Jelang Natal, pasokan

Puluhan tenaga SPPG di Semarang dilatih pengelolaan pangan halal

Mensos ngak ingin terjadi perundungan di Sekolah Rakyat

UNRWA: Stok pangan cukup penuhi kebutuhan warga Gaza hingga tiga bulan